BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
Kualitas
merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan suatu perusahaan. Kualitas berkaitan
erat dengan kepuasan konsumen akan produk yang diproduksi oleh perusahaan. Kualitas dapat dikatakan sebagai kata kunci dalam
persaingan industri. Setiap industri yang ingin memenangkan persaingan harus
memberi perhatian lebih terhadap kualitas produk yang dihasilkan.
Banyak faktor yang mempengaruhi kualitas suatu produk
sehingga dapat menyebabkan permasalahan dalam proses produksi. Permasalahan
yang terjadi dalam proses produksi akan berakibat pada produk yang dihasilkan mengalami
cacat dan tidak sesuai dengan standar produk yang ditetapkan oleh perusahaan
sehingga mengakibatkan kualitas produk tersebut menjadi menurun. Pengendalian
kualitas sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas produk dan menjaga agar
produk yang diproduksi berada pada standar produk yang telah ditetapkan oleh
perusahaan. Selain itu pengendalian
kualitas juga berdampak pada internal perusahaan, apabila kecacatan produk
dapat diminimalisasikan maka biaya produksi yang dikeluarkan dapat lebih
rendah.
Pengendalian kualitas merupakan teknik yang sangat
bermanfaat agar suatu perusahaan dapat mengetahui kualitas produk sebelum
dipasarkan. Pengendalian kualitas merupakan aktifitas pengendalian
proses untuk mengukur ciri-ciri kualitas produk, membandingkan dengan
spesifikasi atau persyaratan, dan mengambil tindakan penyehatan yang sesuai
apabila ada perbedaan antara penampilan yang sebenarnya dan yang standar.
Tujuan dari pengendalian kualitas adalah untuk mengendalikan kualitas produk
atau jasa yang dapat memuaskan konsumen (Purnomo, 2004).
PT
Krakatau Steel merupakan salah satu perusahaan besar yang bergerak dibidang
industri yang memproduksi produk baja. PT Krakatau Steel telah memiliki
kemampuan teknis yang tinggi dan sudah diakui menurut standar internasional
sejak lama.tahun 1973 perseroan sudah mendapatkan sertifikat ASTM A252 dan AWWA
C200, serta pada 1977 memperoleh sertifikat API 5L untuk produksi pipa
spiral.Sertifikat ISO 9001 dan ditingkatkan menjadi ISO 9001:2000 pada 2003.
Sementara itu, SGS internasional meberi sertifikat ISO 14001 pada 1997. yang
merupakan standar terhadap mutu dan kualitas produk yang dihasilkan. Guna
menjaga kualitas produk yang dihasilkan, PT Krakatau Steel dituntut untuk
melakukan pengendalian kualitas secara berkala sehingga kualitas yang
diinginkan konsumen dapat tercapai. Penelitian yang
akan dilakukan untuk membuat penulisan ilmiah yaitu dengan melakukan pengamatan
mengenai pengendalian kualitas terhadap produk baja yang dihasilkan oleh PT Krakatau Steel. Pengamatan
yang dilakukan dengan pengujian dari setiap sampel produk aluminium tersebut yaitu untuk
mengetahui apakah produk yang dihasilkan sudah sesuai standar yang ditentukan
oleh perusahaan.
1.2 Rumusan
Masalah
Perumusan masalah dalam penulisan ilmiah pada PT Krakatau Steel
adalah bagaimana proses pengendalian kualitas yang diterapkan terhadap produk baja PT Krakatau Steel.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar